TEKNIK PENELITIAN, TEKNIK ANALISIS DATA , DAN KAJIAN PUSTAKA DALAM PENELITIAN KUALITATIF Aisah Zihan Falela 201180261
TEKNIK PENELITIAN, TEKNIK ANALISIS DATA , DAN KAJIAN PUSTAKA DALAM PENELITIAN KUALITATIF
Resume ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
"Metodologi Penelitian Kualitatif"
Di susun oleh : Aisah Zihan Falela (201180261)
Dosen Pengampu : Evi Muafiah, Dr. M.Ag
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONOROGO
Penelitian kualitatif merupakan proses pengumpulan data yang mana data tersebut nantinya akan dijabarkan atau ditafsirkan dengan sebagaimana mestinya dengan menggunakan metode yang ada. Penelitian kualitatif digunakan untuk menyelidiki, mendeskripsikan, menemukan dan menjelaskan suatu permasalah yang dijadikan objek penelitian. Pada penelitian kualitatif peneliti merupakan instrument inti karena dia yang mengumpulkan data-data yang diperlukan serta mengolahnya menjadi sebuah kesimpulan. Oleh karena itu, mulai dari awal pengumpulan data hingga ke proses penarikan kesimpulan dalam penelitian kualitatif ini merupakan kunci dari metode ini.
Penelitian merupakan proses kreatif untuk mengungkapkan suatu gejala melalui cara tersendiri sehingga memperoleh suatu informasi. Oleh karena itu, penelitian juga dapat dipandang sebagai usaha mencari tahu tentang berbagai masalah yang dapat merangsang pikiran bergantung pada teknik pengumpulan data yang digunakan.
Dalam penelitian , salah satu bagian dalam langkah-langkag penelitian adalah menentukan populasi dan sampel, peneliti dapat menganalisa data keseluruhan objek yang diteliti sebagai kumpulan atau komunitas tertentu. Populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian kita dalam ruang lingkup dan waktu yang ditentukan, jadi, populasi berhubungan dengan data, bukan manusianya, kalau setiap manusia memberikan suatu data, maka banyaknya atau ukuran populasi akan sama dengan banyaknya manusia.
Dalam penelitian kualitatif tidak menggunakan teknik populasi karena penelitian kualitatif berawal dari kasus yang ada pada situasi tertentu dan hasil kajiannya tidak diberlakukan ke populasi, namun ditransferkan ke tempat lain pada situasi social yang memilki kesamaan dengan situasi social pada kasus yang dipelajari. Penentuan sampel dalam penelitian kualitatif dilakukan pada saat peneliti mulai memasuki lapangan atau selama proses penelitian berlangsung. Dengan cara seorang peneliti memilih orang tertentu yang akan diwawancarai mengenai data yang sedang dicari atau diperlukan, selanjutnya dengan data atau informasi yang diperoleh dari sampel sebelumnya itu, peneliti dapat menetapkan sampel lainnya dengan mempertimbangkan akan memberikan data lebih lengkap. Sampel dalam penelitian kualitatif tidak dinamakan responden tetapi sebagai narasumber, atau partisipasin, informan, teman dan guru dalam suatu penelitian. Dan sampel dalam penelitian in I juga bukan disebut sampel statistic, namun sampel teoritis karena tujuan penelitian kualitatif yaitu untuk menghsilkan suatu teori. Dan yang terahir adalah sampling, sampling merupakan cara dalam proses pengambilan sampel yang repesentatif terhadap populasinya. Terdapat 2 teknik sampling yang berbeda yaitu, teknik random sampling yaitu pengambilan sampling secara random atau tidak pandang bulu (bebas) dan teknik non random sampling, yaitu sebuah teknik pengambilan sampel secara tidak semua individu dalam populasi, diberi peluang yang sama untuk ditugaskan menjadi anggota sampel. Dalam teknik non random sampling ini memiliki kemungkinan lebih rendah dalam menghasilkan sampel yang representative, karena cara pengambilan sampel yang tidak semua anggota populasi diberi kesempatan untuk dipilih untuk menjadi sampel.
Langkah selanjutnya adalah proses menganalisis data, dalam penelitian kualitatif sering dilakukan pada tahap pengumpulan data. Terkadang peneliti memerlukan analisis pada setiap data yang peneliti temukan dan dari situ peneliti bisa menarik kesimpulan sementara atas data tersebut. Analisis data dalam penelitian kualitatif mengharuskan seorang peneliti memiliki sifat tekun dan cermat. Seorang peneliti harus fokus pada tujuan dan pengumpulan data yang dibutuhkan, Kemudian barulah seorang peneliti mulai masuk ke tahap selanjutnya yaitu analisis data.
Dalam suatu analisis data pada proses penelitian Kualitatif peneliti bisa menggunakan banyak model untuk mengumpulkan data-data yang valid atau data yang diinginkan. Diantaranya yaitu (Fenomenalogis) yaitu peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara observasi partisipan atau seseorang, tujuannya yaitu untuk mengetahui fenomena esensial seseorang dalam pengalaman hidupnya dan untuk mengetahui hal-hal yang pernah terjadi dalam hidupnya. (Teori Grounded) yaitu seorang peneliti mengumpulkan data dengan cara menarik generalisasi atau apa yang diamati secara induktif.(Etnografi) yaitu peneliti melakukan observasi terhadap budaya dengan cara wawancara. (Studi Kasus) yaitu seorang peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan prosedur pengumpulan data yang berkesinambungan.
Selain keempat cara yang dilakukan peneliti untuk mendapatkan data yang tersebut diatas adapula metode yang lainnnya ,diantaranya : (Wawancara) dimana dalam proses wawancara seorang peneliti mampu menanyakan apa saja yang dibutuhkan atau apa saja informasi yang ingin digali dengan melakukan Tanya jawab terhadap narasumber. (Observasi) yaitu seorang peneliti terjun langsung kelapangan untuk meneliti apa saja yang sedang terjadi, dan seorang peneliti bisa mngumpulkan data melalui pengamatan dan pengindraan dimana observer benar-benar terlibat dalam responden. (Dokumen) yaitu seorang peneliti meminta data-data atau dokumen untuk mempermudah dalam mengumpulkan informasi , biasanya dalam dokumen ini observer mencari data yang mungkin sudah terjadi di masa lampau. (FGD) yaitu teknik untuk mengungkapkan pemaknaan dari suatu kelompok berdasarkan hasil diskusi yang berpusat pada permasalah tertentu.
Selain mengetahui bagaimana metode-metode dalam pengumpulan data seorang peneliti harus tau tahapan atau langkah-langkah dalam proses membuat laporan, diantaranya yaitu : (Identifikasi masalah), dalam suatu penelitian pasti diawali dengan mengidentifikasi masalah terlebih dahulu. Masalah apa yang akan diteliti, masalah ini biasanya didahului dengan pertanyaan reflektif tentang isu-isu hangat dan controversial juga menuntut adanya jawaban atau pemecahan.(Tinjauan pustaka) yaitu membantu peneliti untuk melihat ide-ide, pendapat dan kritik tentang topic tersebut yang sebelumnya dianalisis oleh seorang ilmuan atau para ahli yang menjelaskan tentang sesuatu. Kajian pustaka juga berarti pencarian buku-buku atau referensi yang berkaitan deangan masalah penelitian, dalam melakukan kajian pustaka harus memilih sumber kajian yang terpercaya. Salah satu penunjang ilmiah atau tidaknya hasil penelitian yaitu dari teori-teori yang digunakkan. (Tujuan penelitian) yaitu bertujuan untuk menangkap arti suatu peristiwa , gejala, kejadian, fakta , atau masalah tertentu dan bukan mempelajari atau membuktikan adanya hubungan sebab dan akibat suatu masalah atau peristiwa. (Pengumpulan data) dalam tahap ini seorang peneliti melakukan wawancara atau observasi langsung untuk mendapatkan data yang valid dari seorang narasumber. (Observasi) dalam kegiatan ini peneliti harus melihat dan memperhatikan kondisi atau keadaan yang sedang terjadi dilapangan, karena sekecil apapu data yang berhubungan dengan pokok permasalahan merupakan hal yang sangat berharga. (Penulisan hasil penelitian) pada tahap terahir seorang peneliti mulai menyusun laporan yang harus diselesaikan. Laporan ditulis atau dibuat dengan menggunakan data yang valid yaitu data yang sudah diperoleh atau dikumpulkan sebelumnya.
Adapun analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman yaitu ada tiga tahapan, tahap pertama yaitu redukasi data, pada tahap ini setiap peneliti akan dipandu oleh tujuan yang akan dicapai. Kedua yaitu penyajian data, diman langkah ini data di organisir, disusn dalam bentuk hubungan, sehingga data tersebut akan mudah dipahami. Yang terahir adalah penerikan kesimpulan, yaitu tahap untuk memberikan makna terhadap data, melakukan konfirmasi apakah makna yang diberikan sudah tepat, dan terahir melakukan verifikasi yaitu memeriksa kembali data untuk memastikan makna yang diberikan sudah usai.
Komentar
Posting Komentar